5 Mengapa liberalisme dan sosialisme tidak patut dijadikan landasan dalam proses penegakan HAM di Indonesia ? 6. Sekarang ini begitu sering terjadi pelanggaran HAM di masyarakat seperti pembunuhan, penculikan dan penyiksaan Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Siapa yang paling bertanggung jawab untuk mengatasi persoalan tersebut? 1 Peristiwa Pembunuhan Massal 1965. Pada 2012, Komnas HAM menyatakan menemukan ada pelanggaran HAM berat pasca-peristiwa Gerakan 30 September 1965. Sejumlah kasus yang ditemukan antara lain penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, penghilangan paksa hingga perbudakan. Kasusnya macet di Kejaksaan Agung. Korban mencapai 1,5 juta orang yang . sekarang ini begitu sering terjadi peristiwa pelanggaran ham dimasyarakat seperti pembunuhan, penculikan, penyiksaan dan sbagainya. mengapa hal tersebut terjadi? siapa yang paling bertanggung jawab untuk mengatasi persoalan tersebut? apa peran kalian untuk menyelsaikan persoalan tersebut? JawabanYang bertanggungjawab untuk mencegah terjadinya pelanggaran HAM adalah pemerintah, maka di bentuklah oleh pemerintah lembaga penegakan HAM untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran HAM di Indonesia lebih tepatnya KOMNASHAM dan pihak KEPOLISISAN, namun peran masyarakat juga dibutuhkan. Untuk itu sosialisasi adanya HAM itu penting untuk masyarakat dan akan membuat masyarakat kita menyadari betapa pentingnya mencegah pelanggaran HAM1. Adanya Pendidikan karakter yang dilakukan oleh rumah sekolah dan lingkungan sekitar di rumah peran orang tua sangat mempengaruhi tingkah laku anaknya sementara di sekolah dan di lingkungan pun juga mempengarauhi karakter Mempelajari segala sesuatu tentang HAM dan hukum yang berlaku, apabila terjadi pelanggaran HAM sebagai warga negara yang baik yang menjunjung tinggi rasa keadilan dan kemanusiaan kita harus melaporkan pada pihak yang Bersikap jujur apabila ada orang yang melanggar HAM, sebaiknya kita tegur atau kita laporkan pada pihak yang Bersikap toleransi dan menaati hukum dan aturan yang Menghargai perbedaan yang ada, tidak bersifat rasis. Jawaban.karna semua rakyat tdk ada yg mampu mencari kerja karna luangan kerja dikurangi dan mereka menjadi yg bertanggung jawab atas ini adalah pemerintah .yg harus kita peran kan membella dan menutut pemerintah dan tetap sosial dalam yg kita lakukan dan tidak membiar kan lingkungan rusak karena yg bermanfaat ya dek – Sekarang ini begitu sering terjadi peristiwa pelanggaran HAM di penduduk seperti pembunuhan, penculikan, penyiksaan & sebagainya. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Siapa yg paling bertanggung jawab untuk menangani persoalan tersebut? Apa tugas kalian untuk menuntaskan problem tersebut. Apakah sobat sudah tahu ? Inilah kunci balasan alternatif untuk kelas 11 Sekolah Menengan Atas/MA/Sekolah Menengah kejuruan/MAK sederajat. Soal uji kompetensi bagian 1 halaman 35 PPKn/PKN/ Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan. Seperti dikutip dr buku pelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan edisi revisi 2017 Kurikulum 2013. Penulis naskah Yusnawan Lubis & Mohammad Sodeli. Diterbitkan oleh Pusat Kurikulum & Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud RI. Sekilas Tentang Pelanggaran HAM Alasan Pelanggaran HAM Sering Terjadi di IndonesiaPihak Yang Bertanggungjawab Dalam Penyelesaian HAMPeran Siswa Dalam Menyelesaikan Pelanggaran HAM Sekilas Tentang Pelanggaran HAM Pelanggaran HAM yaitu seseorang yg tak melaksanakan keharusan asasi insan sehingga mereka tak menerima hak asasi. Yang mana dgn mereka tak mendapatkan hak asasi sehingga mereka melaksanakan pelanggaran. Contohnya seorang lelaki tak melaksanakan kewajiban asasi yaitu melakukan pekerjaan . Jika mereka tak melakukan pekerjaan , otomatis ia akan kehilangan hak yaitu mendapatkan upah. Apabila ia tak mendapatkan upah, maka akan melakukan pelanggaran HAM seperti mencuri, membegal, mencopetan & penipuan. Pelanggaran HAM dibedakan menjadi 2 jenis yaitu pelanggaran ringan & pelanggaran berat. Pelanggaran ringan yaitu tak memakan korban jiwa atau menghilangkan nyawa seseorang. Contohnya seperti melanggar peraturan lalu lintas, mencuri. Sedangkan pelanggaran berat yakni pelanggaran yg sampai menyantap korban. Misalnya pembunuhan massal, pembegalan sampai korban tewas, Alasan Pelanggaran HAM Sering Terjadi di Indonesia 1. Kurangnya kesadaran akan HAM oleh penduduk Indonesia. 2. Tekanan kehidupan & mahalnya barang-barang keperluan utama sehingga mereka nekat melakukan pelanggaran HAM. 3. Kurang tegasnya abdnegara dlm menuntaskan pelanggaran HAM. Undang- undang atau peraturan yg ada cuma selaku tameng saja. 4. Penyalahgunaan teknologi. 5. Sikap individualisme masyarakat yg hanya memikirkan hidupnya saja. Mereka tak sadar jikalau kita hidup di dunia yakni makhluk sosial, yg saling membutuhkan satu sama lain. 6. Tidak mempunyai rasa toleransi antar sesama manusia. Pihak Yang Bertanggungjawab Dalam Penyelesaian HAM 1. Pihak kepolisian apabila itu berhubungan dgn pencurian, pencopetan, pembegalan, & penipuan. 2. Pihak Komisi Nasional HAM jika perlu penyelesaian permasalahan HAM dengan-cara hening & kekerabatan kekeluargaan. 3. Masyarakat bila itu berhubungan dgn pelanggaran norma kesusilaan & kesopanan serta akhlak istiadat. Peran Siswa Dalam Menyelesaikan Pelanggaran HAM 1. Memiliki rasa toleransi yaitu dgn menghargai & menghormati sahabat-sobat di lingkungan rumah & sekolah. 2. Saling membantu antar sesama teman yg memerlukan. 3. Tidak mengikuti perbuatan teman yg mengarah ke jalan negatif. 4. Menjalankan & menaati tata tertib yg ada di lingkungan sekolah & masyarakat. 5. Lebih mementingkan kepentingan kalangan. 6. Mengikuti pertumbuhan gosip wacana pelanggaran HAM sehingga kita bisa mengantisipasi dgn senantiasa berhati-hati. Demikian pembahasan wacana Sekarang ini begitu sering terjadi peristiwa pelanggaran HAM di masyarakat seperti pembunuhan, penculikan, penyiksaan & sebagainya. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Siapa yg paling bertanggung jawab untuk menanggulangi duduk perkara tersebut? Apa tugas kalian untuk menuntaskan duduk perkara tersebut. Apakah sobat sudah tahu? Inilah kunci jawaban alternatif untuk kelas 11 Sekolah Menengan Atas/MA/Sekolah Menengah kejuruan/MAK sederajat. Soal uji kompetensi bagian 1 halaman 35 PPKn/PKN/ Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan. Seperti dikutip dr buku pelajaran Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan edisi revisi 2017 Kurikulum 2013. Penulis naskah Yusnawan Lubis & Mohammad Sodeli. Diterbitkan oleh Pusat Kurikulum & Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud RI. Penulis Artikel Hilda Ayu Putri Nadifa Disclaimer Jawaban diatas bisa dipakai sebagai pelengkap rujukan, sehingga jawaban diatas tak benar 100 persen. Silahkan adik-adik mengeksplorasi lagi dgn balasan yg lain. 0314 Sosiologi Info - Tuliskan contoh pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Lingkungan Masyarakat dalam kehidupan sehari hari, penyebabnya, dan solusinya atau penyelesaiannya, apa saja ?Inilah kunci jawaban alternatif kelas 11 SMA MA SMK MAK mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, PPKN, PKN Halaman simak pembahasannya pengertian Hak Asasi Manusia atau HAM dibawah ini sebelum tentang yang berkaitan mengenai contoh pelanggaran HAM di lingkungan keluarga yang pernah terjadi, atau bahkan baca dengan seksama pembahasan dan ulasan yang komprehensif dibawah ini ya adik adik, agar Memahami Tentang Pengertian HAMApa yang adik adik sudah ketahui dan pahami tentang HAM itu sendiri ? Nah Menurut Jan Materson, yang sebagai anggota Komisi HAM PBB mengartikan HAM sebagai hak hak yang melekat dalam diri tanpa hak itu manusia tidak dapat hidup sebagai manusia. Nah dari pengertian tersebut. Hakikat HAM memiliki atau terkandung dua makna yaitu 1. HAM merupakan hak alamiah yang mana melekat dalam diri setiap manusia sejak ia dilahirkan. Hak alamiah adalah hak yang sesuai dengan kodrat manusia sebagai insan merdeka yang berakal budi dan berperikemanusiaan. Tidak ada seseorang pun yang diperkenankan merampas hak tersebut dari tangan pemiliknya. HAM bersifat mutlak tanpa batas HAM seseorang adalah HAM yang melekat pada orang lain, bila HAM dicabut dari tangan pemiliknya, maka manusia akan kehilangan eksistensinya sebagai HAM merupakan instrumen atau alat untuk menjaga harkat dan martabat manusia sesuai dengan kodrat kemanusiaannya yang luhur. Tanpa HAM manusia tidak akan dapat hidup sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaannya sebagai makhluk Tuhan yang paling menurut toko ahli, bernama Prof Koentjoro Poerbopranoto. Ia menjelaskan Definisi hak asasi manusia adalah hak asasi adalah merupakan suatu hak yang mana sifatnya mendasar atau kewajiban asasi manusia adalah merupakan suatu hal yang sifatnya asasi atau mendasar. Yang mana dimiliki oleh setiap manusia berdasarkan kodratnya, yang mana pada dasarnya juga tidak akan bisa dipisahkan sehingga bersifat ada tokoh ahli bernama John Locke. Ia mengatakan hak asasi manusia adalah hak asasi adalah hak hak yang langsung diberikan Tuhan kepada manusia sebagai hak yang kewajiban asasi manusia adalah kewajiban yang bersifat kodrati karena berasal dari Tuhan dan serta memiliki sifat yang membaca pengertian HAM mari sama sama menyimak contoh pelanggaran ham yang terjadi di kehidupan sehari 10 Contoh Pelanggaran HAM di Lingkungan Masyarakat, Penyebab, Solusinya, PenyelesaiannyaBerikut adalah contoh pelanggaran HAM di lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari hari yaitu meliputi 1. Adanya pelanggaran antar kelompok, maupun geng serta suku karena terjadinya konflik sosial2. Masyarakat yang masih main hakim sendiri dalam mengatasi kejahatan atau pencurian3. Masyarakat yang merusak fasilitas umum ketika demo atau kecewa dengan kebijakan pemerintah4. Tawuran antar sesama warga RT/RW atau antar kampung5. Adanya pemerkosaan6. Adanya pembunuhan yang terjadi dan dilakukan oleh oknum masyarakat7. Adanya pencurian8. Intimidasi yang dilakukan oknum 9. Adanya penghilangan kebebasan dalam beribadah10. Tidak meratanya masyarakat mendapatkan pekerjaanKemudian setelah membaca contoh pelanggaran HAM yang sering terjadi di Indonesia dalam lingkungan juga solusi serta penyebab terjadinya pelanggaran HAM tersebut. Berikut pembahasan singkatnya ya adik Cara Mengatasi atau Penyelesaian Pelanggaran HAM1. Menegakkan demokrasi dan serta supremasi hukum yang kuat dan merata serta adil2. Meningkatkan pemahaman setiap anggota keluarga tentang penerapan HAM itu sendiri di lingkungan keluarga3. Meningkatkan pengawasan Penyebab Pelanggaran HAM Terjadi di Masyarakat 1. Adanya sikap yang tidal toleransi lagi antar sesama manusia2. Sikap egois yang berlebihan3. Rendahnya kesadaran HAM di dalam kehidupan bermasyarakatNah itulah beberapa pembahasan penting dan ulasan yang dapat menambah pereferensi bacaan adik penjelasan tentang Tuliskan contoh pelanggaran HAM yang pernah terjadi di Lingkungan masyarakat dalam kehidupan sehari hari, penyebabnya, dan solusinya, penyelesaiannya, apa saja ?Inilah kunci jawaban alternatif kelas 11 SMA MA SMK MAK mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, PPKN, PKN Halaman simak pembahasannya pengertian Hak Asasi Manusia atau HAM dibawah ini sebelum tentang yang berkaitan mengenai contoh pelanggaran HAM di lingkungan keluarga yang pernah terjadi, atau bahkan baca dengan seksama pembahasan dan ulasan yang komprehensif dibawah ini ya adik adik, agar paham. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Hak Asasi Manusia atau yang sering disebut HAM adalah suatu hak yang dimiliki oleh seriap warga negara yang telah menempel sejak ia lahir dan akan selalu menempel bagaimanapun kondisinya. Hak itu akan selalu ada pada setiap warga negara sampai ia meninggal bahkan ketika meninggal ia masih memiliki hak asasi yang perlu di hormati oleh yang masih hidup. Hak asasi manusia merupaakn hak mutlak yang tidak dapat dihanggu gugat, namun hak ini tentu harus dibarengi oleh kewajiban yang perlu di lakukan setiap warga Negara, mereka harus saling menghormati satu sama lain. Namun, pada kenyataanya penerapan Hak Asasi Manusia selama masa pandemi covid-19 ini mungkin bisa dibilang semakin menurun dikalangan masyarakat. Hal ini terjadi karena beberapa factor berbeda yang dirasakan oleh setiap warfa negara. Namun, yang menjadi faktor utama adalah faktor ekonomi. Banyaknya oranb yang diberhentikan PHK dari perusahaan tempat kerjanya maupun orang yang menjalankan usaha sendiri dan bangkrut selama masa opendemi OVID-19 ini. Dengan begitu, maka pelanggaran HAM semakin marak terjadi dikalangan masyarakat, mereka beralasan karena sudah kepepet serta memiliki kebutuhan mendesak. Sehingga, mereka melakukan cara cara instan untuk mendapatkan uang namun mereka cemderung melupakan apakah perbuatanya melanggar HAM orang lain atau tidak. Selama masa pandemi ini semakin banyak terjadi pelanggaran HAM seperti perampokan disertai penganiayaan dan juga pembunuhan kepada koeban yang itu tentu melanggar HAM orang lain. Ketika seseorang itu ingin dapat hidup bebas sesuai kemauanya, maka ia akan tertekan atau was was sehingga hak untuk hidup bebas akan berkurang. Selain itu ada beberapa HAM yang akan terlanggar selama masa pandemi ini. Beberapa hak lain uang akan terlanggar seperti kebebasan untuk berpendapat serta berkreasi dari setiap warga negara. Hak itu akan terhalang oleh kebijakan pemerintah yang menerapkan PSBB pembatasan sosial berskala besar dengan itu maka setiap waega akan mengalami keterbatasan untuk melakukan sesuatu. Kebijakan PSBB dari pemerintah itu juga akan membatasi hak warga Negara untuk dapat berkumpul untuk saling bertukar pendapat maupun berkumpul untuk suatu hal lain. Memang peraturan ini dibuat dengan tujuan baik untuk mencegah penullaran dan penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Namun, kebijakan pemerintah itu akan membuat kesenjangan ekonomi yang akan berdampak pada ekonomi warganya yang menurun dengan drastis, apalagi bagi mereka yang hanya mempunyai satu mata pencaharian. Ketika mereka dipecat atau usahanya mengalami kebangkrutan tentu ia akan kesulitan dalam mendapatkan sumber pendapatan sehingga akan membuat ia melakukan segala cara untuk mendpatkan uang demi mencukupi kebutuhanya tanpa memikirkan lagi tentang Hak Asasi Manusia. Memang semua peraturan akan menghasilkan siis positif maupun sisi negative yang akan diterima oleh berbagai pihak, untuk menyikapinya kita perlu melakukan penyaringan kembali terhadap peraturan sehingga dapat memberikan sisi positif lebih banyak daripada sisi negative. Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Setiap manusia memiliki hak, entah itu bayi atau lansia, miskin atau kaya, muda atau tua. Pengertian hak secara umum ialah sesuatu yang mutlak menjadi milik kita dan penggunaannya tergantung kepada kita sendiri. Menurut Prof. Dr. Notonagoro, hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan sesuatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut paksa tetapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya ada satu hak yang paling dijunjung dalam hidup setiap manusia dan eksistensinya sudah ada sejak kita berada dalam kandungan? Hak tersebut adalah hak asasi manusia atau yang biasa disebut HAM. HAM merupakan pemberian dari Tuhan dan wajib dihormati oleh semua orang tanpa terkecuali. HAM memiliki sifat yang sama pada tiap-tiap manusia, tidak memandang warna kulit, ras, maupun agama. Kita sudah sepatutnya bersyukur dengan keberadaan HAM yang diberikan secara cuma-cuma oleh Tuhan. Namun pada masa sekarang ini, banyak orang yang melanggar HAM seakan-akan HAM bukanlah sesuatu yang pantas dihormati. Khususnya di tanah air kita sendiri, pelanggaran HAM kian merajalela. Pada artikel kali ini, saya akan membahas lebih dalam mengenai HAM yang ada di Indonesia. Mengapa saya memilih HAM sebagai topik artikel kali ini? Karena akhir-akhir ini hampir setiap hari saya mendengar kasus-kasus pelanggaran HAM. Oleh karena keprihatinan dengan penyalahgunaan HAM ini, maka saya terdorong untuk membuat artikel ini. Menurut Pasal 1 Ayat 6 No. 39 Tahun 1999 yang dimaksud dengan pelanggaran hak asasi manusia adalah setiap perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat negara, baik disengaja maupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi, menghalangi, membatasi dan atau mencabut hak asasi manusia seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang-Undang dan tidak mendapatkan atau dikhawatirkan tidak akan memperoleh penyesalan hukum yang adil dan benar berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku. Lantas, mengapa bisa terjadi pelanggaran HAM?Pertama, kita akan membahas faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran HAM. Terdapat 2 jenis faktor, yakni faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal antara lain meliputi ego yang tinggi, kesadaran yang rendah akan pentingnya HAM, kurangnya sikap toleransi. Ego yang tinggi dapat membuat kita kehilangan akal sehat. Kita bisa menghalalkan segala cara untuk memenuhi ego kita tersebut, termasuk melanggar HAM orang lain. Kurangnya kesadaran akan HAM mengakibatkan sikap semena-mena terhadap orang lain karena menganggap bahwa HAM bukanlah sesuatu yang pantas dihargai. Semakin kurangnya kesadaran akan HAM, semakin besar pula kemungkinan terjadi pelanggaran HAM. Kemudian kurangnya rasa toleransi. Hal inilah yang terjadi di negeri kita akhir-akhir ini. Sebagai contoh yaitu Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang ditolak menjadi pemimpin hanya karena agama dan ras yang berbeda dengan mayoritas rakyat Indonesia. Ahok juga dicemooh dan difitnah terus-menerus. Menurut saya, ini juga disebabkan karena rendahnya toleransi masyarakat Indonesia akibat ras, suku, agama, dan budaya. Faktor ini menyebabkan banyak orang melanggar HAM karena merasa kelompok dirinya yang paling benar. Pelanggaran karena faktor toleransi ini terjadi hampir di mana saja, entah melalui internet, perkataan, bahkan tindakan yaitu faktor eksternal, antara lain penyalahgunaan kekuasaan, ketidaktegasan aparat penegak hukum, penyalahgunaan teknologi, serta kesenjangan sosial. Penyalahgunaan kekuasaan ini dapat kita lihat pada kasus yang sudah sangat marak di Indonesia, yaitu korupsi. Seperti yang kita tahu, yang melakukan korupsi bukanlah orang miskin atau berkekurangan, melainkan pejabat-pejabat kaya dan para pelayan masyarakat. Orang-orang ini menyalahgunakan kekuasaannya guna merampas uang yang seharusnya menjadi hak masyarakat. Padahal tugas mereka yang semestinya ialah menjamin hak-hak rakyat, namun mereka sendiri pula yang mencuri hak milik selanjutnya, ketidaktegasan aparat penegak hukum. Dengan banyaknya kasus-kasus HAM yang semakin mencuat, saya sangat jarang mendengar bahwa para pelanggar HAM tersebut dihukum berat sesuai dengan perbuatannya. Misalnya saja yang paling sederhana dan sering terjadi di sekitar kita, yaitu begal. Pembegalan ini tentu saja melanggar HAM. Selain merampok barang milik orang lain, tindakan begal ini juga dapat merampas nyawa manusia. Namun, kasus-kasus pembegalan ini sangat jarang diusut sampai tuntas oleh para polisi dan penegak hukum lainnya. Seharusnya para aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini serta memberi hukuman berat kepada pelakunya, mengingat tindakan begal ini sangatlah tidak berperikemanusiaan. Selain itu, contoh kasus-kasus korupsi di atas. Para pelaku korupsi juga hingga saat ini masih banyak yang berkeliaran di tanah air. Mengapa? Tentu saja karena para penegak hukum yang tidak bisa tegas mengambil keputusan. Kebanyakan dari para penegak hukum juga bertindak curang dengan menerima suapan dan lain sebagainya. Seharusnya, sebagai orang yang berguna menegakkan hukum, mereka bisa bertindak bijaksana serta memberi hukuman tegas kepada 'tikus-tikus' berdasi di negara kita ini. Faktor ketiga yaitu penyalahgunaan teknologi. Kita tentu tahu bahwa teknologi merupakan salah satu hal yang paling dibutuhkan di era ini. Melalui teknologi yang jangkauannya begitu luas, orang bisa memanfaatkannya entah itu untuk tujuan baik maupun tujuan yang buruk. Bukannya tidak mungkin bahwa HAM dapat dilanggar melalui teknologi. Sebagai contoh yaitu tindakan para netizen pengguna internet di dunia maya. Saya sangat sering melihat bahwa netizen mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas di media sosial mana pun, mulai dari facebook, instagram,LINE, dan masih banyak lagi. Dan mirisnya, tindakan buruk netizen ini biasanya terdapat di sebuah tulisan yang mengandung unsur agama dan ras. Apabila di dalam tulisan seseorang menyinggung sedikit saja tentang agama maupun ras, netizen pasti langsung saling 'berperang' di kolom komentar untuk membela ras dan agamanya masing-masing. Mengapa saya sebut ini sebagai pelanggaran HAM? Sebab kata-kata yang dikeluarkan netizen ini seringkali menyakitkan hati bahkan beberapa ada yang sampai mengancam secara pribadi. Menurut saya, hal ini melanggar HAM bahwa seharusnya kita sebagai warna negara Indonesia memiliki kebebasan dalam memeluk agama, dan juga kita tidak pernah meminta hendak dilahirkan dengan ras apa. Namun, kaum minoritas di Indonesia malah dicemooh dan diperlakukan tidak adil karena "berbeda" dengan kaum mayoritas. Ini menunjukkan betapa krisisnya Indonesia saat ini yang sudah tidak bisa saling menghargai antar warga. Seharusnya kita tahu bahwa kita menggunakan teknologi untuk memperluas wawasan, mencari teman, serta teknologi menjadi wadah kreasi bagi para anak bangsa. Namun kebanyakan netizen malah menjadikan teknologi sebagai media untuk menyebarkan kebencian. Faktor terakhir yaitu kesenjangan sosial. Di Indonesia, tingkat kesejahteraan masyarakatnya tidak sepenuhnya merata. Akibatnya sering timbul kecemburuan sosial yang berujung pada pelanggaran HAM. Tak jarang, para pelaku pelanggaran HAM melakukan tindakan tersebut karena adanya kesenjangan yang begitu besar dalam masyarakat. Tindakan pembegalan juga menjadi salah satu contoh kesenjangan sosial dalam masyarakat zaman ini. Bayangkan saja, jika memang para pelaku tersebut sudah sejahtera, tentu ia tidak akan melakukan faktor-faktor serta beberapa kasus pelanggaran HAM di atas, kita dapat mengetahui bahwa sebenarnya HAM masih dianggap enteng di tanah air kita. Sebagai masyarakat Indonesia, sudah sepantasnya kita menjunjung tinggi HAM yang dimiliki setiap orang. Bukan hanya kita saja sebagai masyarakat, namun para pelayan masyarakat juga harus bisa mengemban tugas dari rakyat dengan sebaik mungkin. Apabila terjadi pelanggaran HAM, saya harap pemerintah juga memberikan hukuman kepada para pelaku yang setimpal dengan perbuatannya. Sehingga para pelaku diharapkan menjadi jera dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. 1 2 Lihat Humaniora Selengkapnya

sekarang ini begitu sering terjadi peristiwa pelanggaran ham di masyarakat