Sebagaimakhluk sosial, anak sejak kecil secara alami bermain berpasangan atau berkelompok dalam bermain. A. Nilai-nilai dan Pandangan Hidup Masyarakat Toraja. Makna kehidupan ialah menjalani siklus kehidupan itu sendirinya, artinya kembali ke kehidupan semula yang nyata. Kriteria yang menentukan skala prioritas nilai-nilai adalah nilai
Meskiterlihat menyeramkan, Qilin hanya menghukum orang-orang jahat. Qilin dapat berjalan di rumput tanpa mengelurkan suara dan juga di air. Sebagai makhluk yang baik, Qilin tidak memakan daging. Dikatakan Qilin merupakan makhluk penyayang sehingga ketika ia berjalan, ia tidak akan menginjak 1 pun makhluk hidup.
Sabtu 06 Maret 2010. cerita rakyat kab. Ende. LEGENDA ASAL MULA PADI. Konon, Adalah dua bersaudara bernama Bobi dan Nombi. Keduanya yatim-piatu dan tunawisma. Untuk menyambung hidup keduanya mengemis ke sana ke mari. Ndoi, janda yang tinggal di Monikuru beriba hati lalu merawat kedua anak itu. Kedua anak laki dan perempuan itu dipelihara dan
Ceritaini adalah legenda mitos Toraja yaitu Lang Didi. Tulang didi adalah seorang gadis yang suka menenun yang hidup sejahtera di suatu kampung di Toraja bersama kedua orang tuanya, setelah sekian hari menenun kain tenunannaya bertamba panjang, tiba tiba datang seekorong anjing hitam yaitu anjing peliaraan bapaknya menginjak tenunan tulang didi.
Berikutini ada uraian mengenai kumpulan beberapa cerita rakyat dari berbagai macam daerah di Indonesia yang bisa Anda jadikan sebagai referensi bacaan. Lutung Kasarung Cerita Rakyat Lutung Kasarung. Banyak sekali rakyat yang mengeluh karena hewan ternaknya hilang. Bahkan gempa yang membahayakan orang-orang di sekelilingnya seringkali terjadi.
PutriPurbasari terpaksa menerima tantangan itu, karena diminta ayahandanya. "jangan kawatir tuan Putri! Aku akan menolongmu", bisik lutung kasarung. "Terima kasih, Lutung! "Jawab Putri. Pada hari yang telah ditentukan, seluruh rakyat Pasir Batang telah berkumpul di halaman istana ingin menyaksikan sanyembara itu.
. Makassar - Cerita rakyat Sulawesi Selatan yang cukup terkenal yakni La Dana dan Kerbaunya. Cerita rakyat ini berasal dari Tana La Dana dan Kerbaunya merupakan cerita rakyat yang sarat akan makna. cerita ini mengisahkan tentang seorang anak petani dari Toraja yang terkenal akan kecerdikannya bernama La kala kecerdikan itu ia gunakan untuk memperdaya orang. Sehingga kecerdikan itu kemudian menjadi kelicikan. Kisah La Dana dan Kerbaunya sangat terkenal. Bahkan kisah ini pernah diterbitkan dalam buku berjudul "The magic crocodile and other folktales from Indonesia" yang ditulis oleh Alice M. Terada dan diterbitkan oleh Honolulu University of Hawaii Press pada tahun berikut ini cerita rakyat Sulawesi Selatan La Dana dan Kerbaunya lengkap sebagaimana dilansir dari laman La Dana adalah seorang anak petani dari Tana Toraja. Ia dikenal sebagai anak yang pandai dan kecerdikannya itu kerap digunakan untuk menipu dan memperdayai orang. Tak jarang kecerdikan dan kepandaian yang dimilikinya berbuah suatu hari, La Dana bersama seorang kawannya diundang untuk menghadiri upacara adat pemakaman. Sebagaimana diketahui, bahwa pesta upacara kematian di Toraja begitu pemilik acara akan menyembelih kerbau-kerbau untuk dimakan dan dibagikan kepada tamu. Sudah menjadi kebiasaan di tana Toraja, setiap tamu akan mendapatkan daging kerbau yang telah itu, La Dana mendapatkan jatah bagian kaki belakang kerbau. Sementara temannya mendapatkan hampir seluruh bagian kerbau kecuali ini memunculkan kecemburuan di dalam hati La Dana. Ia kemudian berpikir bagaimana caranya mendapatkan bagian yang lebih banyak dari temannya dinyana, La Dana meminta kepada temannya untuk menggabungkan seluruh jatah bagian kerbau mereka. Ia berpendapat, bahwa daging kerbau yang sudah terkumpul ini selanjutnya bisa ditukarkan dengan kerbau yang masih tersebut nantinya akan dipelihara hingga gemuk lalu disembelih dan dimakan bersama-sama. Temannya mereka, usulah itu kemudian diterima oleh si pemilik hajat. Mereka akhirnya mendapatkan seekor kerbau hidup yang masih itu kemudian dipelihara di rumah temannya La Dana dan diberi makan agar cepat setelahnya La Dana mulai tak sabar untuk menunggu kerbaunya menjadi gemuk. Ia pun mendatangi rumah kawannya dan meminta agar kerbau itu segera di sembelih."Mari kita potong hewan ini, saya sudah ingin memakan dagingnya," kata La Dana."Tunggulah sampai hewan itu agak gemuk!" Jawab La Dana pulang dengan tangan kosong dan perasaan berselang, La Dana mendatangi lagi rumah kawannya itu. Seperti biasa ia kembali membujuk kawannya untuk menyembelih hewan tersebut."Mari kita potong hewan ini, saya sudah tidak sabar ingin memakan dagingnya," bujuk La Dana."Tunggulah sampai dia menjadi lebih gemuk!" Jawab Dana lalu mengusulkan, "Kalau begitu sebaiknya kita potong saja bagian saya, dan kamu bisa memelihara hewan itu selanjutnya."Kawannya berpikir jika kaki belakang kerbau itu dipotong maka tentu ia akan mati. Maka ia pun membujuk La Dana agar mengurungkan berjanji jika La Dana mau bersabar menunggu, maka akan diberikannya kaki depan kerbau itu juga. Jadi La Dana akan mendapatkan 2 pasang kaki berselang La Dana pun datang lagi dan kembali meminta agar bagiannya dipotong. Sekali lagi kawannya membujuk agar ia sedikit bersabar. Kini Ia pun menjanjikan akan memberikan sebagian badan kerbau itu jia ia mau menunda maksudnya. Akhirnya La Dana pun hari kemudian, La Dana kembali ke rumah temannya. Lagi-lagi ia meminta agar kerbau itu ini kawannya sudah kehilangan kesabarannya. Dengan marah ia pun berkata, "Kenapa kamu tidak ambil saja kerbau ini sekalian! Dan jangan datang lagi untuk mengganggu saya."Akhirnya La dana pun pulang dengan gembiranya sambil membawa seekor kerbau gemuk. Simak Video "Melihat Keindahan Tenun Rongkong dari Sulawesi Selatan" [GambasVideo 20detik] edr/alk
Skip to documentHomeMy LibraryDiscoveryInstitutionsPoliteknik Kesehatan Kemenkes SemarangUniversitas PadjadjaranUniversitas Mercu Buana JakartaUniversitas SriwijayaUniversitas BrawijayaUniversitas DiponegoroPoliteknik Negeri BatamUniversitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa TimurUniversitas Gadjah MadaUniversitas AirlanggaUniversitas Negeri MedanUniversitas TerbukaUniversitas Islam Negeri Sultan Syarif KasimUniversitas IndonesiaUniversitas SurabayaSee all InstitutionsCoursesPopularakuntansi keuangan lanjutan 2Accounting Jwhdh646Food Technology FTECHMikrobiologi ACA222Dasar-dasar Akuntansi AKU4016Akuntansi Bisnis SPB 1303Desain Tata Letak Industri 2 TEP 3371Accounting ACC 1Analisis Laporan Keuangan ALKIlmu NegaraPraktikum Kimia DasarChemistry educationEconomy, AccountingDasar-dasar Logika 210040348Filsafat Ilmu BIM6234TrendingBelajar dan Pembelajaran MKK603Dasar Analisis Instrumeneconomic lawPraktikum Biologi Umum BU2022Pendidikan PancasilaBella Mutia 532630ilmu komunikasi IKM19Bahasa Jepang PBJ19Kimia Dasar BM11105Administrasi dan Manajemen Sekolah ADM62022Pendekatan Pembelajaran Bahasa IndonesiaKewirausahaan KPQ 4735engineering eng01Bahasa Indonesia UNI616106Hukum PajakNewestManajemen Produksi dan Operasional EA1234Introduction to Accounting AKU1601International Relations 46944Biology science education Psyc211Perpajakan I PJK201Landasan Kependidikan MKDK 53074TAX and Accounting Tax1Manajemen PerpajakanPengantar Ilmu Komunikasi SKOM4101SkripsiAqidah 1000010502Advanced English TMS211052Kewirausahaan I40C202Introduction to Managementart course short art123DocumentsPopularLaporan Pemanenan Hasil HutanStudy Kasus TokopediaMakalah BK - tugas bimbingan konselingAturan Gambar Teknik Berdasarkan IsoMakalah Tes Inteligensi Wechsler WB Class ADocx14Modul 1, Praktikum Fisika DasarSoal dan Jawaban Latihan UAS Ilmu NegaraKel 3 Makalah mengenai Makanan TradisionalContoh Proposal Bisnis Jasa BimbelMakalah Etika dan Tanggung Jawab SosialChapter12 Manual Solution for Financial AccountingChapter-6 QCA - hschdLAPORAN Praktikum - limbah BOD CODEnergi rancangan pembelajaran TrendingCh10-180204115056Makalah Kelompok 3 KewirausahaanMakalah kitab allahCBR Kepemimpinan Nurazizah Agenda 1 - Tugas Individu Rencana Aksi Bela NegaraMakalah bpupkai dan ppkiMakalah Sumber DAN Karakteristik AjaranAskep lp Luka bakar KMB 2 aisyahLaporan Pembuatan MediaLAPORAN PRAKTIKUM LISTRIK STATISContoh Kasus Pelanggaran Hukum BisnisLaporan P5 Tysna Mayang HapsariMakalah Dinamika, Tantangan, Esensi dan Urgensi Pendidikan Pancasila di Masa DepanRevisi- Laporan Pendahuluan Kebutuhan Eliminasi DI Ruang DahliaLaporan Praktikum Sifat Koligatif LarutaNewestKonsep Ketuhanan Dalam carrefour-vs-wal-mart-the-battle-for-global-retail-dominanceP-FRM-K3-001 Identifikasi Bahaya, Pengendalian dan Penilaian Resiko K3Materi-k3 - matakuliah k3Pengertian Hukum Pajak InternasionalLandasan pendidikan dari berbagai perspe5114-Article Text-15057-1-10-20211022Ketentuan Umum dan Tata Cara PerpajakanRevisi TA GustutNanopdf - nothingBab2 - AhgggdwhjxnjLampiran - SkripsiBAB VI - SkripsiPendahuluan - SkripsiBAB VII - SkripsiBooksIntermediate Accounting Donald E. Kieso; Jerry J. Weygandt; Terry D. WarfieldElementary and Middle School Mathematics Teaching Developmentally John a Van De Walle; Karen S Karp; Jennifer M Bay-williamsLa regia teatrale nel secondo Novecento. Utopie, forme e pratiche Giovanna ZanlonghiAuditing and Assurance Services Alvin A. Arens; Randal J. Elder; Mark S. Beasley; Chris E. HoganOrganizational Behavior Stephen P. Robbins; Tim JudgeAn Introduction to Functional Grammar Michael Halliday; Christian MatthiessenCommunication Mosaics an Introduction to the Field of Communication Julia T. WoodCost Accounting William K. Carter; Milton F. UsryResearch Methods in Linguistics Lia LitosselitiAccounting Theory Vernon KamInformation Technology Auditing and Assurance James A. Hall; Tommie W. SingletonIlmu Pendidikan Konsep, Teori dan Aplikasinya Hidayat, Rahmat and Abdillah, Abdillah 2019Kieso Intermediate Accounting Donald E Kieso, CPA; Donald E. Kieso; Jerry J Weygandt, CPA; Jerry J. WeygandtMacroeconomics Greg MaynesAdvanced Accounting Floyd A. Beams; Joseph H. Anthony; Bruce Bettinghaus; Kenneth SmithCourse Story 202332 DocumentsStudents shared 32 documents in this courseTorajaSalah satu cerita rakyat Toraja yang populer adalah cerita tentang asal-usul masyarakat Toraja. Menurut cerita tersebut, dahulu kala ada seorang dewa yang jatuh cinta pada seorang gadis biasa bernama Indo' Ongon-Ongon. Dewa tersebut kemudian menikahi Indo'Ongon-Ongon dan mereka memiliki dua orang anak kembar, yaitu Sawerigading dan Ompu dewa tersebut meninggal, Sawerigading dan Ompu Rongrong memutuskan untuk mencari tempat tinggal baru untuk keluarga mereka. Mereka akhirnya menemukan sebuah daerah yang subur dan indah di daerah pegunungan Sulawesi Selatan. Mereka lalu membangun sebuah desa di sana dan membuka lahan itu, orang-orang Toraja masih hidup dengan cara yang sederhana dan berburu hewan-hewan liar di Sawerigading mengajarkan mereka cara Recommended for you
ArticlePDF Available AbstractToraja adalah salah satu suku yang mendiami wilayah pegunungan di Sulawesi Selatan. Penduduknya yang berjumlah sekitar jiwa masih tinggal di Kabupaten Toraja Induk dan Kabupaten Toraja Utara. Umumnya, penduduk ini menganut agama Kristen, sebagian lagi memeluk agama Islam, serta sebagiannya lagi masih ada yang menganut kepercayaan animisme yang dikenal dengan Aluk To Dolo. Kepercayaan Aluk To Dolo inilah yang mendasari pelaksanaan berbagai upacara yang memerlukan persembahan hewan kurban dalam jumlah nominal tinggi dalam kehidupan masyarakat ini memaparkan nilai budaya dalam Cerita Rakyat Toraja. Nilai budaya yang menonjol dalam Cerita Rakyat Toraja sebagian besar dipengaruhi oleh kepercayaan Auk To Dolo yang mencakupi hubungan manusia dengan Sang Pencipta, hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan dirinya ini bertujuan menambah wawasan tentang kebudayaan Toraja yang selanjutnya dapat meningkatkan pemahaman terhadap salah satu kebudayaan yang ada dan berkembang di Sulawesi Selatan. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for freeContent may be subject to copyright. A preview of the PDF is not available ... Pengungkapan nilai-nilai budaya dalam cerita rakyat perlu dilakukan agar nilai-nilai luhur yang ada dalam suatu masyarakat dapat diketahui oleh masyarakat lain sehingga dapat meningkatkan saling pengertian antar masyarakat. Selain itu, nilai-nilai budaya bagi generasi muda dapat menjadi filter terhadap unsur-unsur luar yang belum tentu menguntungkan Ratnawati, 2009 pembinaan dan pengembangan kebudayaan Nasional Ece Sukmana, 2018. Cerita rakyat adalah salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. ...M. Marihot SimanjuntakSistem kebudayaan memiliki nilai dan nilai adalah sesuatu yang berharga dalamhidup dan kehidupan manusia, nilai sekaligus tujuan hidup manusia. Nilai-nilaikebudayaan yang terdapat dalam masyarakat dapat dijadikan sebagai pranatasosial dan sumber pengajaran dan pendidikan. Nilai-nilai kebudayaan dapatditemukan melalui tradisi budaya atau sastra lisan yang ada dalam satu sastra lisan adalah cerita rakyat Nias. Cerita rakyat Nias secaraumum sebenarnya memiliki tujuan pokok dan fungsi dalam kehidupan sosialmasyarakat Nias. Namun, jarang disadari oleh yang empunya sastra lisanbahwa melalui cerita rakyat dapat dipelajari nilai-nilai budaya yang dijadikansebagai kekayaan daerah bahkan dapat dijadikan kekayaan nasional. Karenaitu, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kekayaan nilai-nilai budayayang terdapat dalam cerita rakyat Mado-mado Nias. Untuk mencapai tujuanpenelitian tersebut metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptifdengan tahapan reduksi data, menyajikan data dan menyusun kesimpulanpenelitian. Data yang diperoleh dari tahapan penelitian ini akan divalidasidengan cara melakukan triangulasi. Berdasarkan metode penelitian yangdilakukan telah ditemukan bahwa nilai-nilai budaya yang terdapat dalam ceritarakyat Mado-mado Nias ialah nilai sistem kepercayaan, sistem kemasyarakatan,sistem pengetahuan, sistem simbol bahasa dan komunikasi, kesenian, dan nilaisistem peralatan hidup dan teknologi. Berdasarkan hasil penelitian ini penelitimenyarankan agar setiap kekayaan budaya dapat dieksplorasi melalui berbagaibentuk sastra lisan. Sebab, setiap sastra lisan dapat dijadikan sebagai sumberpendidikan nilai, pranata sosial bahkan dapat dijadikan sebagai kekayaanbudaya lokal dan nasional.... Syarif, Hasriyanti, Fatchan, Astina, & Sumarmi 2016 found the values of togetherness, and adhesive for the people in the Toraja death ceremony conversation. Ratnawati 2009 found hard-working and patient values in the folktale Toraja. Thus, in this study, the authors investigated the cultural values of the bulangan londong sembangan suke barata ritual of the indigenous people of Toraja, Indonesia. ...The purpose of this study was to investigate the cultural values in the ritual of Bulangan Londong Sembangan Suke Barata as part of the Toraja indigenous people's life. The research method used in this study is a qualitative method. Meanwhile, the respondents involved in this study include culturists, linguists, and the Toraja community. The research instruments used in this study were document files, interviews with the subjects, and observations using a video recorder that recorded the ritual process of Bulangan Londong Sembangan Suke Barata. The data analysis technique in this study includes three main steps, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that the cultural values contained in the rituals of the Bulang Londong Sembangan Suke Barata were 'Manuk' which symbolized the value of the work ethic, 'Ussembang Suke Barata' represented the religious value of bamboo slashed by 'Mina', and 'Kayunan Londong' which personifies the leader's patriotic Putu Setya MaharaniNi Wayan RatiDampak negatif pembelajaran online salah satunya adalah membuat siswa tidak jujur dalam mengerjakan tugas dan mengumpulkan tugas tidak tepat waktu membuat guru sangat sulit untuk memberikan penilaian. Hal ini menunjukan adanya bibit-bibit karakter yang tidak baik mulai tumbuh pada diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan multimedia Dictor Caksanta untuk membentuk karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian research and development dengan menggunakan model ADDIE. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara, pedoman dokumentasi, lembar studi dokumen, angket, dan lembar rating scale. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat validitas isi produk mendapatkan hasil 0,9 dengan kriteria sangat tinggi. Respon guru adalah 100% dengan kriteria sangat tinggi. Respon siswa mendapatkan hasil rata-rata 88% dengan kriteria baik. Hasil analisis efektivitas memperoleh hasil 0,000<0,05 signifikan, sehingga multimedia Dictor Caksanta layak dan efektif digunakan untuk membentuk karakter siswa. Implikasi penelitian ini adalah Dictor Caksanta dikemas dalam bentuk folder dan link, sehingga guru dapat membagikan video dengan mudah kepada guru dan Cultural Studies. Yogyakarta Pustaka PelajarNyoman RatnaKuthaRatna, Nyoman Kutha. 2005. Sastra dan Cultural Studies. Yogyakarta Pustaka PelajarStruktur Cerita Rakyat Toraja. Jakarta Pusat Pembinaan dan Pengembangan BahasaMuhammad SikkiSikki, Muhammad et al. 1986. Struktur Cerita Rakyat Toraja. Jakarta Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Dongeng La Dana dan Kerbau Sulawesi SelatanBerkisah tentang seorang anak petani cerdik tapi licik, yang menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya temannya menurut cerita rakyat Sulawesi Selatan, dahulu kala di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, ada seorang anak petani bernama La Dana merupakan anak pintar dan begitu, masyarakat sekitar kurang begitu menyukainya, karena La Dana seringkali menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya orang suatu ketika ada orang toraja meninggal tradisi di Tanah Toraja, jika ada orang meninggal maka pihak keluarga yang ditinggalkan akan mengadakan pesta kematian dengan memotong hewan Dana bersama temannya diundang untuk menghadiri upacara kematian tersebut.“La Dana, mari kita menghadiri pesta kematian tetangga kita.” ujar temannya.“Iya teman. Mari kita kesana.” La Dana menghadiri pesta kematian, sesuai tradisi, diadakan pembagian daging hewan kerbau oleh pihak keluarga kepada para Dana beserta temannya pun mendapat Dana mendapatkan bagian kaki belakang kerbau sementara temannya mendapatkan bagian lebih besar yaitu seluruh badan kerbau kecuali bagian kaki belakang.“Masa aku hanya dapat kaki kerbau sementara temanku dapat seluruh badan kerbau. Aku harus mencari akal.” kata La Dana dalam hati.“Hai teman, aku punya ide. Bagaimana kalau bagian kerbau milik kita berdua kita tukar dengan kerbau hidup. Jadi kita bisa merawat kerbau tersebut sampai gemuk. Setelah gemuk barulah kita potong.” kata La Dana pada temannya.“Idemu sangat bagus La Dana. Engkau memang anak pintar. Baiklah mari kita tukarkan pada orang yang punya kerbau hidup.” kata teman La berdua kemudian mencari orang yang mau menukarkan kerbau hidup miliknya dengan daging kerbau milik mereka mereka menemukan orang yang mau menukar kerbau hidup yang mereka terima lebih kecil, tapi mereka kata La Dana beserta temannya merawat kerbau miliki mereka beberapa lama, La Dana mendatangi temannya kemudian membujuk temannya agar memotong kerbau Dana beralasan sudah tak sabar ingin memakan dagingnya.“Teman, ayo kita potong saja kerbau kita.” kata La Dana.“Jangan dulu. Tunggulah dulu sampai kerbau kita gemuk.” jawab temannya.“Begini saja, kita potong saja bagianku, kaki belakang kerbau itu.” La Dana tidak kehilangan akal.“Ah kamu ini ada-ada saja La Dana. Kalau dipotong kaki belakangnya, kerbau itu pasti mati. Sabarlah sampai kerbau ini gemuk La Dana. Nanti kuberi kau kaki depan kerbau.” temannya menjawab sedikit Dana gembira temannya tersebut mau memberikan kaki depan kini ia memiliki bagian kaki depan dan kaki belakang hari kemudian, La Dana kembali datang ke rumah meminta temannya memotong kerbau tetap menolak namun berjanji akan memberikan bagian badan kerbau asalkan La Dana mau lama kemudian La Dana datang kembali membujuk temannya agar mau memotong Dana tidak bosan-bosannya bolak-balik ke rumah temannya hingga membuat temannya kesal.“Bagaimana teman? sudah terlalu lama aku menunggu untuk memakan daging kerbau ini. Ayolah kita potong saja kerbau kita.” bujuk La Dana.“Bagaimana sih kamu ini La Dana? Tak bisakah kau sabar menunggu kerbau ini gemuk? Sudahlah kau ambil saja kerbau ini. Engkau jangan coba-coba ganggu aku lagi!' temannya sudah tidak tahan mendengar bujukan La Dana sehingga ia memberikan kerbau tersebut pada La Dana gembira kemudian pulang kerumahnya dengan membawa kerbau hidup sifat buruk La Dana, suka menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya teman sendiri.
403 ERROR Request blocked. We can't connect to the server for this app or website at this time. There might be too much traffic or a configuration error. Try again later, or contact the app or website owner. If you provide content to customers through CloudFront, you can find steps to troubleshoot and help prevent this error by reviewing the CloudFront documentation. Generated by cloudfront CloudFront Request ID Hh2c8Uxo7P4Nney-JUBgYdZW1w-k-_miZt5_hHV9KFEwuoGt3YC8PQ==
Cerita Rakyat Toraja Lakipadada. Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Dan cerita rakyat yang diceritakan untuk kali ini adalah cerita rakyat Toraja atau cerita rakyat sulawesi selatan dari Tanah Toraja yang menceritakan sejarah lakipadada dalam bentuk cerita singkat lakipadada dalam bahasa indonesia. Sebagiaman pada umumnya, cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat yang biasanya umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa. Cerita singkat lakipadada dalam bahasa toraja adalah versi yang asli namun kali ini cerita rakyat toraja lakipadada adalah versi bahasa indoneisia. Nah bagaimana isi cerita rakyat lakipadada atau cerita rakyat sulsel ini untuk lebih jelasnya disimak saja sejarah lakipadada berikut ini. Cerita Rakyat Toraja - Lakipadada Tana Torja Lakipadada adalah bangsawan toraja yang jadi paranoid terhadap maut, sehingga berusaha mencari mustika tang mate supaya dia bisa hidup kekal, tanpa dihantui kematian mirip cerita Nabi Sulaiman. Lakipadada didalam legenda itu diceritakan kehilangan orang-orang tersayangnya, ibu, saudara perempuan, saudara laki-laki, bahkan pengawal dan hamba-hambanya satu demi satu meninggal dunia. Kemudian Lakipadada menjadi paranoid, berusaha menegasikan kemungkinan kematian juga datang padanya. Pergilah dia mengembara dengan tedong bonga nya mencari mustika tang mate tidak akan mati yang bisa mengekalkan kehidupannya, diantaranya mengarungi ke teluk bone dengan buaya sakti yang barter service dengan imbalan tedong bonga.Dan mencari Pulau Maniang, tempat yang dianggapnya dihuni oleh seorang kakek tua sakti berambut dan jenggot putih yang diceritakan memiliki mustika itu. Karena kekurang sabarannya, Lakipadada gagal memenuhi persyaratan yang diajak si tua sakti; puasa makan minum dan tidur selama tujuh hari tujuh malam. Akhirnya gagal usahanya mendapatkan tang mate. Tapi dari sini Lakipadada mendapat hikmah yang menyadarkannya bahwa menghindari kematian sama halnya dengan menantang kuasa Tuhan. Tidak ada yang bisa melawan takdir Tuhan. Lakipadada, kemudian mengembara lagi dengan menumpang bergelantungan di cakar burung Garuda yang membawanya ke negeri Gowa. Disana Lakipadada, yang sudah tercerahkan, menyebarkan hikmah kebajikan dan berhasil mendapat simpari Raja, mengobati dan membantu permaisuri raja melahirkan. Lakipadada diangkat menjadi anak angkat dan Putra Mahkota. Diakhir cerita diceritakan Lakipadada yang memperistri bangsawan Gowa, kemudian diangkat menjadi raja Gowa, penguasa baru yang bijak. Dia memiliki tiga orang anak, yang kemudian menjadi penerusnya dan mengembangkan kerajaan-kerajaan lain di jazirah sulawesi. Putra sulung, Patta La Merang menggantinya di tahta Gowa. Putra kedua, Patta La Baritan ditugaskan ke Sangalla, Toraja dan menjadi raja disana. Putra bungsu, Patta La Bunga, menjadi raja di Luwu. Akulturasi damai. Lakipadada yang berasal dari Toraja berdamai dengan tiga suku lain; belajar hikmah dari Bugis/Bajo kakek sakti di pulau Maniang, menjadi raja di pusat budaya Makassar, dan mengirim anaknya menjadi Datu di Luwu. Akulturasi ini lah yang mengabadikan darah dan silsilahnya, juga cerita legenda yang mengantarkannya pada kita saat ini, mungkin inilah mustika tang mate yang dimaksudkan, keabadian melalui cerita/legenda. Demikianlah cerita rakyat toraja lakipadada, semoga dapat menghibur, cerita rakyat terkadang hanya fiksi untuk hiburan, jadi bisa kenyataan, bisa juga hanya cerita fiksi belaka, semoga cerita rakyat sulsel diatas bermanfaat dan menghibur.
cerita rakyat toraja tentang hewan